Budidaya Sawi Putih Sederhana dan Mudah

Sawi putih memang termasuk jenis sayuran yang cukup sering dijumpai didalam kehidupan sehari-hari, dimana jenis sayuran ini merupakan primadona sayuran di Indonesia. Tidak hanya dijadikan sebagai bahan dasar sayuran, banyak pula orang yang menjadikan sawi putih sebagai bahan dasar makanan untuk diet. Selain memiliki banyak penggemar, cara menanam sawi putih yang mudah menjadikan sayuran satu ini dikenal memiliki banyak manfaat.

Selain kandungan-kandungan tersebut, berikut adalah beberapa manfaat yang akan anda dapatkan jika mengkonsumsi sawi putih:

  • Mampu mencegah tumor dan sel kanker,
  • Memiliki sifat anti mikroba atau anti bakteri,
  • Sebagai alat bantu terapi untuk penyakit magg,
  • Melancarkan sistem pencernaan,
  • Antioksidan yang dapat dijadikan sebagai penangkal radikal bebas,
  • Dapat membantu menurunkan kadar kolesterol yang ada didalam darah,
  • Dan lain-lain.

Syarat Tumbuh Sawi Putih

Untuk membudidayakan sawi putih, ada sejumlah persyaratan yang harus diperhatikan, yakni: kondisi iklim, kelembaban udara, curah hujan, dan kondisi tanah. Iklim atau suhu yang cocok untuk budidaya sawi putih berkisar antara 19°C – 21°C, dengan Kelembaban udara berkisar antara 80% – 90%, curah hujan 1000-1500 mm/tahun, dan kondisi permukaan tanah memiliki ketinggian 1000 m.

Hal yang Harus diperhatikan

agrowindo.com

Berikut adalah tips apa saja yang harus diperhatikan dalam penanaman tanaman sawi putih. Salah satu hal yang harus diperhatikan ialah iklim. Iklim akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman tersebut.

Tanaman ini mempunyai suhu udara sekitar 19 sampai 20 derajat celcius.  Tanaman ini tidak seharusnya diberi air yang berlebihan sampai menggenang. Kualitas kelembaban udara hanya bisa sekitar 80% saja. Selain itu, tanah yang baik untuk menanam pohon ini haruslah tanah yang subur.

Sebaiknya dalam bercocok tanam sawi Anda juga memperhatikan waktu yang tepat. Sebaiknya Anda menanam pada akhir musim hujan. Tanaman ini sangat rentan apabila ditanam pada saat musim penghujan karena lebih mudah terserang penyakit ataupun hama.

Adapun lahan yang baik untuk pembibitan, seperti lahan yang dapat terkena oleh sinar matahari dan dekat dengan sumber air. Pilihlah lahan yang bebas banjir atau tidak ada genangan air.

Dalam pembibitan, ada baiknya memilih bibit yang tepat. Perhatikan hal seperti tidak adanya keriput pada biji, tidak adanya hama atau terserang penyakit dan biji juga sebaiknya tidak tercampur oleh biji jenis lainnya.

Cara menanam sawi juga harus memperhatikan cara bagaimana pemberian pupuk. Pemupukan sebaiknya dilakukan saat membuat bedengan. Tanaman sangat baik apabila diberi pupuk kompos atau kandang. Memupuk sawi putih juga bisa dicampur dengan pupuk anorganik lalu dilarutkan dengan air.

Pemanenan biasa dilakukan setelah umur sawi putih berusia sekitar 50-60 hari setelah penanaman. Caranya panennya pun cukup mudah. Anda hanya perlu mencabutnya dari media tanam saja.

Berikut ini adalah panduan cara menanam sawi putih yang baik dan benar:

Itulah beberapa cara menanam sawi putih yang bisa anda jadikan panduan jika ingin menanam sawi putih. Pada dasarnya menanam sawi putih sangat mudah dilakukan. Sekarang anda tidak perlu lagi membeli sawi putih karena cara menanam sawi putih sangat mudah dan bisa dilakukan kapan saja bahkan jika anda ingin memulai.

Hanya saja diperlukan perhatian ekstra agar sawi putih anda menghasilkan hasil yang maksimal. Para petani indonesia bisa menerapkan dan terus mencoba jilka gagal. Terutama dimana sawi putih memang gampang-gampang susah. Semoga artikel ini bermanfaat dikemudian hari sehingga anda bisa menanamnya dan mendapat keuntungan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *