Cara Menanam Buah Delima dengan Benar

Buah Delima (punica granatum) atau sering juga disebut Buah Pome merupakan tanaman buah yang berasal dari timur tengah, buah delima sekilas hampir mirip dengan buah tin namun lebih besar. Tanaman buah delima biasanya dibudidayakan dalam pot menjadi tanaman hias atau tanaman buah dalam pot. Buah delima sendiri memiliki 3 jenis yang banyak dibudidayakan, yaitu delima putihdelima merah, dan delima ungu.

Sausage Fattener + Endless Smile VST Crack

Tanaman delima yang umum dibudidayakan adalah delima putih, delima merah, dan delima ungu. Beberapa cara budidaya dapat diperbanyak dengan metode semai biji, stek, tunas akar tanaman, dan cangkok batang. Untuk penanaman dalam pot sebaiknya memilih bibit yang bagus dan diperbanyak dengan cangkok ataupun stek. Cara menanam agar pohon delima cepat berbuah sebenarnya cukup mudah, hanya diperlukan perawatan rutin. Tanaman delima berasal dari wilayah Iran modern sejak zaman kuno dan berkembang keseluruh dunia. Saat ini paling banyak dibudidayakan di daerah Timur Tengah dan Kaukasus. Juga tersebar luas di daerah Afrika tropis, Asia, dan wilayah Cekungan Mediterania.

Tahapan Menanam Buah Delima

Flickr.com

1. Persiapan Bibit Buah Delima
Bibit buah delima dapat diperoleh melalui biji, cangkok atau stek batang dan juga dari tunas. Namun, agar cepat berbuah gunakan bibit dari cangkok batang. Jika anda ingin penanam dari biji maka anda harus melakukan penyemaian terlebih dahulu. Berikut adalah cara penyemaian biji benih delima:

  • Pilihlah buah delima yang sudah tua, lalu belah dan ambil bijinya.
  • Selanjutnya, jemur biji buah delima tersebut selama sekitar satuhari di bawah terik matahari. Jika sudah kering, letakkan biji pada tempat yang teduh dan diamkan selama semalaman.
  • Sebelum disemai, biji buah delima direndam terlebih dahulu dengan air hangat selama sekitar 4 jam.
  • Jika sudah, tiriskan dan lakukan penyemaian biji benih pada media semai yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Lakukan penyiraman secara teratur yaitu pada pagi dan sore hari hingga bibit tumbuh dan dapat dipindah tanamkan ke lahan tanam.

2. Persiapan Lahan Tanam
Lahan yang akan digunakan untuk menananm delima diolah terlebih dahulu. Setelah itu buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 50x50x50 cm dan selanjutnya masukkan pupuk kandang untuk pupuk dasar hingga 2/3 bagian lubang tanam. Diamkan lubang tanam selama sekitar 3 minggu.

3. Penanaman Delima
Jika bibit telah berukuran tinggi sekitar 20 cm, bibit dapat dipindah tanamkan ke lahan tanam atau pot tanam yang telah disiapkan. Ambil bibit dari media semai beserta tanah semainya dengan menggunakan bantuan pisau atau yang lainnya.

Setelah itu tanam bibit pada lubang tanam yang telah dibuat ataupun dalam pot tanam yang telah disiapkan sebelumnya.

4. Perawatan Tanaman Buah Delima
Lakukan Pemangkasan cabang-cabang yang ada pada pohon delima agar nutrisi yang diserap oleh pohon dapat digunakan untuk berbunga. Untuk penyiraman, lakukan penyiraman secara rutin terutama pada musim kemarau. Selain itu, lakukan pemupukan susulan pada saat tanaman telah berumur sekitar 6 bulan setelah tanam.

5. Pemanenan Buah Delima
Buah delima dapat mulai dipanen jika sudah matang ditandai dengan pangkal buahnya yang menguning. Pemanenan buah delima di lakukan dengann cara memotong tangkai buahnya. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar ataupun dibuat minuman. Panen buah disaat yang tepat, buah delima yang telah matang akan terdengar seperti bunyi logam beradu ketika diketuk dengan jari. Ciri buah yang telah matang berukuran antara 5 hingga 12,7 cm. Segera petik, karena jika terlalu lama dibiarkan maka buah akan merekah.

Related Posts :

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *