Keunggulan dan Kelemahan Sistem Aeroponik

Ditinjau dari segi bahasa, aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponus yang berarti daya. Jadi sederhananya sistem menanam menggunakan teknik Aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam di udara tanpa melibatkan penggunaan tanah. Contoh tanaman aeroponik yang paling familiar adalah kentang. Cara menanam kentang Aeroponik ataupun cara menanam kentang secara hidroponik pada prinsipnya sama, menggunakan media air sebagai pengganti media tanamnya.Ditinjau dari segi bahasa, aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponus yang berarti daya.

Jadi sederhananya sistem menanam menggunakan teknik Aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam di udara tanpa melibatkan penggunaan tanah. Contoh tanaman aeroponik yang paling familiar adalah kentang. Cara menanam kentang Aeroponik ataupun cara menanam kentang secara hidroponik pada prinsipnya sama, menggunakan media air sebagai pengganti media tanamnya.

Kelebihan Sistem Aeroponik

  • Sistem aeroponik membantu lingkungan dengan menghemat air,
  • mengurangi jumlah tenaga kerja manusia yang terlibat.
  • Karena akar di udara, tanaman menerima lebih banyak oksigen.
  • Oksigen tambahan yang tanaman terima dapat meringankan pertumbuhan patogen berbahaya.
  • Teknik aeroponik membantu lingkungan dengan menghemat air, mengurangi jumlah tenaga kerja manusia yang terlibat, dan biasanya 100% aman.
  • Tanaman dapat memanfaatkan karbon-dioksida yang kaya oksigen di udara untuk melakukan fotosintesis.
  • Menggunakan, tertutup tanah-kurang lingkungan sangat mengurangi (atau menghilangkan dengan total tertutup sistem) ancaman terhadap tanaman seperti penyakit dan hama.
guyubtani.wordpress.com

Kekurangan Sistem Aeroponik

  1. Membutuhkan biaya yang cukup mahal.
  2. Alat ini sangat bergantung pada listrik, jika tidak ada aliran listrik maka alat ini tidak bisa bekerja.

Cara kerja Aeroponik

youtube.com

Cara Kerja penggunaan sprinkler dapat menjamin ketepatan waktu penyiraman, jumlah air dan keseragaman distribusi air di permukaan tanah secara terus-menerus selama produksi tanaman dengan masukan tenaga kerja rendah. Cara tersebut dapat menciptakan uap air di udara sekeliling tanaman serta memberikan lapisan air pada akar, sehingga menurunkan suhu sekitar daun dan mengurangi evapotranspirasi.

Sistem pancaran atau pengabutan dapat diatur secara intermittend, nyala-mati (on-off) bergantian menggunakan timer, asal lama mati (off) tidak lebih dari 15 menit karena di khawatirkan tanaman akan layu. Bila pompa dimatikan, butiran larutan yang melekat pada akar dapat bertahan kurang lebih selama 15 menit. Pancaran atau pengabutan juga dapat diberikan hanya pada waktu siang hari saja. Namun, cara ini kurang dianjurkan karena kesempatan pemberian nutrisi pada tanaman menjadi kurang maksimal.

jirifarm.wordpress.com

Salah satu kunci keunggulan budidaya aeroponik ialah oksigenasi dari tiap butiran kabut halus larutan hara yang sampai ke akar. Selama perjalanan dari lubang sprinkler hingga sampai ke akar, butiran akan menambat oksigen dari udara hingga kadar oksigen terlarut dalam butiran meningkat. Dengan demikian proses respirasi pada akar dapat berlangsung lancar dan menghasilkan banyak energi. Selain itu dengan pengelolaan yang terampil, produksi dengan sistem aeroponik dapat memenuhi kualitas, kuantitas dan kontinuitas.

Teknik aeroponik membantu lingkungan dengan menghemat air, mengurangi jumlah tenaga kerja manusia yang terlibat, dan cenderung aman untuk dikonsumsi. Karena akar menggantung di udara, tanaman menerima lebih banyak udara.

Demikian artikel tentang sistem bertanam aeroponik yang bisa saya bagikan. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan dan tidak lengkap. Tetapi harapannya yang sedikit ini bisa menambah wawasan para pembaca tentang budidaya tanaman, khususnya teknik menanam aeroponik dan juga hidroponiknya.

Related post :

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *