Menanam Sayur Dengan Memanfaatkan Botol Plastik

Anda ingin rumah dan pekarangan terlihat hijau dan dipenuhi oleh tanaman produktif ? sebenarnya tidaklah sulit dan membutuhkan biaya banyak. Pasalnya Anda dapat memanfaatkan botol air mineral bekas yang tidak terpakai lagi. Disamping mengirit biaya, Anda dapat memelihara lingkungan dengan jalan mendaur ulang botol-botol bekas yang ada di rumah. Botol bisa digunakan sebagai pengganti pot tanaman dan anda dapat mengisinya dengan bermacam-macam tanaman, seperti sayur. Ternyata bisa menanam sayur di botol plastik.

Keuntungan budidaya atau menanam sayur di botol plastikĀ  ini yaitu Anda bisa mendaur ulang barang-barang yang telah tidak digunakan dan bisa menghasilkan produk yang lebih bermanfaat dan tidak menjadi sampah yang menumpuk. Disamping itu, Anda juga bisa menata tanaman di dalam botol bekas dimanapun dengan lebih efesien dan praktis selama masih memperoleh sinar matahari. Anda dapat menatanya ke atas seperti halnya vertical garden (taman berdiri). Teknik ini baik sekali buat menghemat tempat.

youtube.com

Tidak semua jenis sayuran dapat ditanam di dalam botol bekas mengingat ukuran botol bekas yang memang terbatas dan kecil. Maka dari itu supaya Anda tidak keliru memilih dalam menanam sayuran, berikut akan diuraikan tentang sayur apa saja yang cocok di tanam dalam botol bekas, diantaranya :

  • Bayam
  • Tomat
  • Terong
  • Kangkung
  • Cabai
  • Sawi
  • Seledri

Pembuatan,Alat dan Bahan

Botol yang dijadikan media tanaman tersebut bisa diisi dengan berbagai macam tumbuhan, salah satunya adalah sayuran. Tentunya dengan menanam sayuran tersebut bisa sangat bermanfaat di kemudian hari untuk Anda konsumsi. Jika Anda tertarik untuk melakukannya, berikut akan dipaparkan mengenai cara menanam sayuran di botol aqua.
Bahan yang Diperlukan untuk Menanam Sayuran
1. Botol aqua bekas ukuran 1,5 liter atau 600 ml
2. Cutter atau pisau
3. Spidol
4. Bibit tanaman sayuran yang telah disiapkan
5. Pupuk

Penggunaan Pupuk

Media tanam untuk pot dari sampah botol plastik ini bisa memanfaatkan kompos dari sampah organik yang bisa anda dapatkan di toko pertanian, selain itu agar tanaman tumbuh subur dan sehat selain pemberian kompos yang dibuat dari sampah organik, tanaman bisa diberi hormon tumbuhan. Ada berbagai macam hormon tumbuhan, seperti halnya giberelin, sitokinin dan auksin. Penggunaan hormon ini bisa untuk merangsang perakaran, memperbesar daun dan buah, membuat bunga lebih banyak dan buah yang lebat.

abyspacetion.blogspot.co.id

Adapun cara membuatnya pun relatif mudah, seperti berikut ini:

  • Botol bekas dipotong menjadi 2 bagian dengan serapi mungkin,gunakan botol besar ukuran 1 liter.
  • Pada tengah-tengah tutup botol dilubangi untuk pemasangan kain flanel atau sumbu.
  • Kain flanel dimasukkan ke dalam lubang dan sebagian besar kain flanel dibiarkan menjulur ke bawah supaya bisa mengisap air nutrisi.
  • Media tanam dimasukkan di bagian atas botol beserta bibit tanaman sayuran.
  • Kedua bagian potongan botol bekas digabungkan dimana potongan pertama yang ada tutupnya dibalik bagian atasnya. Sebelumnya jangan lupa untuk mengisi air nutrisi di bagian bawah botol pada potongan kedua.

Mengatasi Hama serta Penyakit

Resiko menanam sayuran yang paling banyak ditemui adalah adanya hama dan penyakit pada sayuran tersebut. Sayuran yang rentan terkena hama ini adalah kangkung dan sawi. Biasanya jenis hama yang hinggap pada tanaman sayuran ini adalah ulat dan kutu putih. Namun, hal tersebut masih bisa di atasi dengan manual menggunakan tangan kita sendiri. Namun, sekiranya sudah banyak dan dianggap berbahaya bisa membelinya di toko khusus tanaman. menanam sayur di botol plastik sendiri nyatanya tak terlalu sulit.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *