Mengenal Hama dan Penyakit yang Menyerang Tanaman Kopi

Kopi merupakan salah satu komoditi yang paling banyak ditanam dan juga bisa dengan mudah didapatkan di Indonesia. Bahkan banyak turis yang datang ke Indonesia hanya untuk menikmati kopi buatan dan asli dari tanah Nusantara.

Karena peminat akan kopi sangatlah banyak, maka budidaya kopi merajalela di Indonesia. Di berbagai pulau anda bisa menemukan budidaya kopi dan petani kopi. Namun ada hal yang harus diperhatikan jika anda ingin mengikuti jejak mereka sebagai petani kopi, dimana tanaman ini seringkali di serang oleh hama. Apa saja hama yang harus anda kenali ?

1. Hama Bubuk

Hama pertama yang merugikan banyak petani dan sering menyerang kopi adalah hama bubuk atau hama bubuk buah. Dimana mereka akan menanamkan telurnya kedalam biji kopi yang sudah mulai mengeras. Kemudian mereka akan mengular menjadi 14 hari dan 5 hari stadium kepompong.

Jika dihitung, sebenarnya hama ini bisa bertelur 55 butir dan bisa terbang sejauh 300 meter. Maka bayangkan jika tanaman kopi anda cukup luas dan terserang hama ini. Sudah jelas minimal 50% kerugian akan ditanggung karena hama. Banyak petani yang mewaspadai hama satu ini karena tidak terlihat.

2. Cendawan Akar

Selanjutnya masuk ke penyakit yang bisa terjadi pada pohon kopi dan sangat merugikan, yaitu penyakit cendawan akar coklat. Dimana cendawan ini adalah jenis cendawan yang paling sering menyerang tanaman kopi. Penyakit ini bermula dari kontak akar dengan sisa-sisa pembongkaran pohon baik sisa pohon kopi ataupun pohon lainnya.

Gejala yang bisa dikenali jika kopi sudah terkena cendawan ini adalah, adanya daun yang menguning kemudian rontok dalam keadaan kering. Selain itu cabang juga mulai bermasalah dan juga menguning. Untuk bisa membasmi cendawan satu-satunya adalah dengan membakar akar dan menebang sampai benar-benar tuntas.

3. Nematoda

Selanjutnya kembali pada hama yang sulit dilihat dengan mata telanjang, yaitu hama nematoda. Hama ini cenderung merusak akar-akar halus dan kecil sehingga pengeroposan dan kerusakan tidak terlihat secara jelas dan tidak terdeteksi di awal. Hama ini umumnya menyerang pohon kopi yang baru ditanam ataupun masih berusia muda yakni 1-2 tahun.

Jika ada kopi yang terserang maka dia memiliki ciri-ciri tanaman tumbuh miring dan daun ataupun batang terlihat sehat, daun menguning dan berguguran terus menerus, ranting-ranting menjadi kering tidak hanya musim hujan saja namun musim kemarau, perakaran tanaman semakin berkurang dan tidak sempat membentuk akar baru, kulit akar banyak mengelupas dan rusak. Terakhir tentu saja pohon yang mati.

4. Hama Penggerek Batang

Kemudian ada juga hama yang bisa mengganggu pohon kopi yang disebut sebagai hama penggerek batang. Sebenarnya hama ini tidak hanya di kopi saja namun ada juga di tanaman lain. Jika anda melihatnya dengan seksama, hama ini berbentuk larva dari beberapa jenis kumbang, contohnya adalah penggerek merah.

Sedankgan untuk ciri-ciri tanaman yang terserang hama adalah : Pertama adanya lubang-lubang di atas batang (pucuk) dan juga bagian tebal pada kayu. Kemudian kayu serta kulit pohon mengalami kerusakan baik sedikit demi sedikit ataupun menjadi besar dan permanen. Kayu, kayu dan kulit pohon rusak, kayu dan barang menjadi patah.

Dari keempat hama dan penyakit diatas, rata-rata kerusakan yang dihasilkan sangatlah besar. Untuk anda yang memang ingin menanam atau mencoba budidaya kopi maka keempat hama dan penyakit serta hama kecil lainnya yang berpotensi harus mulai diawasi dan juga dicegah. Untuk cara pencegahannya anda bisa menggunakan sistem tebang, ataupun menggunakan pestisida dan insektisida.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *