Tips Ampuh Menanam Pohon Durian Agar Berbuah Lebat

Durian merupakan salah satu tanaman yang memiliki “love-hate relationship” dengan banyak orang. Mengingat sebagian sangat menyukai namun sebagain lagi membenci buah ini sampai-sampai benar-benar tidak mau mencium baunya. Durian merupakan buah-buahan tropis yang berasal dari Asia tenggara.

Membicarakan mengenai pohon durian yang memang asal dari Asia Tenggara, maka logikanya tidak akan sulit membudidayakan buah durian di Indonesia. Namun faktanya banyak petani yang menyerah dan menganggap bahwa menanam durian sangatlah sulit. Kalaupun bisa maka sulit untuk berbuah apalagi lebat.

Tidak sama dengan Cara Menyemai Cabai, ada beberapa tips yang harus anda perhatikan agar buah durian bisa berbuah dengan lebat, berikut ini tips dan triknya :

1. Bibit yang Berkualitas

Ketika anda ingin menanam tanaman yang berkualitas tentu saja bibit yang digunakan juga harus berasal dari varietas unggulan. Biasanya varietas ini lebih bagus baik ketika ditanam maupun berbuah, seperti tahan hama, rasa lebih enak dan sejenisnya. Tidak sembarangan mendapatkan bibit unggul karena petani sendiri yang membudidayakannya menggunakan cara yang spesial dan berbeda.

Ada beberapa jenis bibit durian dengan masing-masing kelebihannya. Durian yang dianggap sebagai durian unggul diantaranya adalah durian monthong, chanee, dan sitokong. Setelah anda memilih jangan lupa untuk memperhatikan kondisi bibit,. Apakah bibit yang anda beli memang sudah berdaun banyak, tidak ada bagian yang terserang hama penyakit, batang kokoh serta memiliki tunas baru. Jika Anda menginginkan hasil panen gunakan tips yang pertama ini.

Bibit Durian

2. Lokasi Penanaman Durian

Seringkali orang menyepelekan dimana mereka menanam pohon durian, padahal hal ini sangatlah penting. Mengingat menanam sesuai syarat akan mempermudah pohon berbuah dan juga memiliki buah yang lebat :
– Penanaman bisa dilakukan atau lebih berpotensi untuk dilakukan di ketinggian 50-1000 m diatas permukaan laut. 
– Jenis tanah untuk menanam durian lempung berpasir akan lebih bagus. Karena banyak kandungan organik dan unsur hara di tanahnya.
– Suhu lahan berkisar antara 21 sampai 30 derajat Celcius dan lebih baik jika suhunya tidak terlalu panas meskipun di dataran rendah.
– Curah hujan 1.500 sampai 2.500 mm per tahun
– Tanah memiliki  pH kisaran 6-7.

3. Penanaman

Jika anda berhasil mendapatkan bibit unggul, maka anda bisa menaruh terlebih dahulu tanaman di suhu barunya. Jangan langsung ditanam dan dipertemukan dengan tanah di lingkungan anda. Fungsinya agar bisa beradaptasi dan juga bernafas di lingkungan baru. Seringkali meskipun sama-sama iklim tropis namun cuacanya berbeda dan suhunya berbeda.

Selain itu, anda juga bisa membersihkan lahan dari gulma atau tanaman liar yang sekiranya mengganggu tanaman durian anda. Bisa menggunakan cara dengan dicangkul agar gembur lalu campurkan pupuk organik. Setelah itu diamkan selama seminggu, agar pupuk tersebut bisa meresap dengan baik. Setelah itu barulah membuat lubang tanam sebesar 8x8m, lalu tanam bibit Anda disitu.

Pohon Durian

4. Perawatan

Meskipun tumbuh di kawasan tropis, namun pohon durian termasuk yang membutuhkan banyak air. Sehingga hal inilah yang menjadikan anda untuk mengerjakan PR tersebut dan menyiram pohon secara teratur setiap hari pada awal masa tanam. Jika terjadi hujan, maka anda tidak perlu susah-susah menyiramnya.
Selain itu anda bisa memadatkan tanahnya secara rutin dan kembali melakukan penyiangan. Agar peresapan air dan sirkulasi udara kembali lancar. Setelah itu, ketika membersihkan gulma disekotar pohon hindari untuk menggunakan cangkul atau sekop besar karena dapat merusak akar tanaman.  Gunakan saja pisau atau arit khusus ladang untuk membersihkannya.

5. Pemanenan Buah

Setelah melewati beberapa tahapan dengan benar maka buah akan siap panen. Jika anda benar buah tentu akan berbuah dengan lebat seperti yang diharapkan. Dimana buah durian lokal biasanya bisa dipanen di usia  8-10 tahun sejak masa tanam. Untuk ukuran tanaman buah besar memang wajar, namun untuk tanaman buah biasa memang sangat lama.

Sedangkan untuk bibit unggul layaknya durian monthong bisa anda panen ketika sudah 3-4 tahun setelah masa tanam. Buah durian yang sudah masak sebaiknya menggunakan tali dan karung kemudian diikatkan. Selain melindungi buah dari kebusukan dan juga hewan, pembungkusan dan tali ini melindungi buah dari jatuh dan menimpa orang lain.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *