Tips Menanam Buah Matoa Papua dengan Mudah

Apakah petani indonesia mencoba menanam tanaman matoa ? atau justru tidak tahu seperti apa buah matoa ? Matoa (Pometia pinnata) merupakan flora identitas Papua Barat yang populer karena khasiatnya. Pohon ini biasanya akan menghasilkan buah dimana pohonnya mencapai 5 meter. Banyak yang mengatakan buah khas Papua ini rasanya manis dan biasa digunakan untuk pengobatan herbal. Buah Matoa terbukti ampuh menghilangkan beberapa penyakit dan juga menjaga stamina tubuh dan meningkatkan kelembaban kulit.

Cukup banyak Petani Indonesia yang mencoba menanam dan membudidayakan buah matoa, mengingat buah ini hanya tumbuh di Papua. Sehingga ketika dibawa ke daerah Jawa agak mahal. Buah matoa berbentuk bulat agak kearah lonjong dengan diameter buah tersebut biasanya berkisar antara 1-3 cm. Kulit buahnya berwarna hijau tua dan beberapa jenis berwarna merah kehitaman apabila sudah matang. Buah ini umumnya akan tumbuh pada awal musim penghujan yakni sekitar bulan Oktober hingga November. Jika anda membelinya selain di Papua, harga buah matoa tergolong mahal sampai Rp 30 ribu/kg.

Menanam Buah Matoa Sendiri

matoa

Dibanding membelinya, Petani Indonesia bisa menanamnya sendiri. Berikut ini tips dan trik menanam buah matoa :

– Pilihlah biji matoa yang ingin digunakan untuk budidaya, pilih biji dari buah yang matang dan juga sehat. Setelah itu, ambil biji matoa secukupnya, lalu bersihkan di bawah air yang mengalir. Ketika anda melakukan seleksi, maka lakukan proses penyeleksian dengan merendam biji dalam air selama 15-30 menit. Biji yang bagus ditandai dengan posisinya yang tenggelam di dalam air.

– Setelah selesai anda bisa mencampurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.  Setelah itu, masukkan campuran tersebut ke dalam polybag hingga terisi penuh. Kemudian tanamkan biji yang sudah anda seleksi ke tanah dengan kedalaman 3-5 cm. Kemudian letakkan polybag di tempat yang teduh.

– Selama masa persemaian tengah berlangsung saat menanam buah matoa anda harus menyiram polybag setiap harinya. Selain itu waktu 2 minggu kemudian anda pantau kembali apakah matoa berkembang menjadi berkecambah.

– Jika usia  tanaman sudah mencapai 3 minggu, kecambah tersebut bisa dipindahkan ke polybag yang ukurannya lebih besar.

– Ketika usianya sudah sampai 5 bulan, tinggi bibit matoa berkisar sekitar 50 cm . Anda sudah bisa memindahkan bibit namun anda harus bisa melakukannya dengan hati-hati dan jangan merusak polybag terlebih dahulu, bukan mencabut bibit dari media.

– Bibit yang telah ditanamkan di lahan masih harus dipelihara dengan benar. Jika usianya mencapai 2 tahun, rata-rata tinggi pohon matoa berkisar antara 1,5-2 meter. Barulah buah matoa sudah bisa berkembang dan berbuah. Sekali berbuah tanaman tersebut mencapia 5 kg dan tingkat pemanenannya bisa terus meningkat seiring berjalannya waktu.

Untuk anda yang malas menggunakan polybag, menanam buah matoa langsung di tanah sebenarnya lebih bagus, namun jika tidak sesuai dengan syarat tumbuh sebaiknya jangan. Meskipun penanaman langsung di tanah justru lebih bagus karena menghasilkan bibit yang memiliki produktivitas lebih banyak.

Sebaiknya, biji matoa ini melewati proses persemaian terlebih dahulu agar potensi tumbuhnya tinggi dan potensi terkena penyakit dan juga masalah akan menurun. Setelah pembibitan itu barulah tanaman buah matoa terbentuk, Anda bisa memindahkannya ke lahan penanaman biasa. Jika tanah tempat pohon tumbuh terdapat gulma atau kurang subur maka tugas anda untuk mencoba menyuburkan dan mengolahnya dulu.

Manfaat Buah Matoa

  1. Sumber antioksidan alami Kekayaan antioksidan yang dimiliki buah matoa dapat dijadikan sumber asupan antioksidan alami bagi tubuh. Daripada mengonsumsi suplemen-suplemen antioksidan yang belum diketahui kualitasnya lebih baik mengonsumsi buah alami yang sudah jelas manfaatnya.
  2. Mencegah perkembangan radikal bebas Kandungan antioksidan pada buah matoa sangat bermanfaat untuk menghambat perkembangan radikal bebas di dalam tubuh. Hasilnya tubuh terhindar dari berbagai efek buruk radikal bebas seperti penyakit jantung dan penuaan dini.
  3. Baik untuk kesehatan kulit Mengonsumsi buah matoa juga sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Terutama dalam membantu regenerasi sel-sel kulit sehingga sel-sel kulit yang telah mati dapat segera digantikan oleh sel-sel yang baru.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *